Beranda > Tazkiyatun Nafs > ‘Ainul Mardhiah

‘Ainul Mardhiah

Siapakah ‘Ainul Mardhiah? ‘Ainul Mardhiah adalah bidadari yang paling cantik dikalangan bidadari-bidadari syurga.

Suatu pagi ketika nabi memberi taujih  pengobar semangat di kalangan sahabat untuk berjihad pada agama Allah, beliau bersabda: barangsiapa yang keluar di jalan Allah dan ia mati shahid, maka dia akan dianugerahkan seorang bidadari yang paling cantik dikalangan bidadari-bidadari syurga. Mendengar berita itu seorang sahabat yang usianya sangat muda sangat ingin tahu bagaimana cantiknya bidadari tersebut, tetapi dikarenakan rasa malunya kepada Nabi dan sahabatnya maka ia mengurungkan niatnya untuk bertanya.

Sebelum dhuhur sebagaimana sunnah nabi mereka tidur (khailulah), maka sahabat yang muda tadi juga turut bersama melakukan khailullah. Dalam tidur tersebut dia bermimpi berada di satu tempat yang sungguh indah, dia bertemu dengan seorang yang berpakaian yang bersih dan sangat cantik serta muka yang berseri-seri. Kemudian ia bertanya: “Di manakah saya?”, Lalu mereka menjawab: “Inilah syurga”. Lalu dia menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan ‘Ainul Mardhiah. Lalu ia ditunjukan ke suatu arah, maka berjalanlah dia.

Di suatu pepohon ia mendapati ada seorang wanita yang tak pernah dia lihat kecantikan sebegitu rupa, tak pernah dilihat didunia ini. Lalu diberi salam dan dia bertanya: “Andakah ‘Ainul Mardhiah?” Wanita itu menjawab: “Ehh tidakk…, saya khadamnya, ‘Ainul Mardhiah ada di dalam singgasana sana”.

Lalu dia berjalan dan memasuki satu mahligai yang indah dan mendapati ada seorang lagi wanita yang kecantikannya berganda-ganda dari yang pertama tadi sedang mengelap permata-mata perhiasan di dalam mahligai. Lalu dia memberi salam dan bertanya: “Andakah ‘Ainul Mardiah?” Lalu wanita itu menjawab: “Eh tidakkk…, saya hanya khadamnya di dalam mahligai ini, ‘Ainul Mardiah ada di atas mahligai sana”.

Lalu dinaikinya anak-anak tangga mahligai permata yang dihuni bidadari yang kecantikkannya sungguh mengagumkan itu. Lalu dia sampai ke satu mahligai dan mendapati seorang wanita yang berganda-ganda cantik dari yang pertama dan berganda-ganda cantiknya dari yang kedua dan tak pernah dia lihat di dunia. Lalu wanita itu berkata: “Akulah ‘Ainul Mardhiah, aku diciptakan untuk kamu dan kamu diciptakan untuk aku” Lalu lelaki itu mendekatinya tetapi wanita itu tiba-tiba berkata: “Nantiii… kamu sesungguhnya belum berhak menyentuhku karena dirimu belum syahid” Pemuda itu pun terjaga dari tidurnya lalu dia menceritakan semuanya kepada salah satu sahabatnya, namun dia berpesan agar jangan menceritakan kisah ini kepada nabi SAW.

Pada suatu kesempatan, sahabat dari pemuda yang syahid itu bersama-sama dengan jamaah yang terdapat pula Nabi di dalamnya. Ketika semua jamaah telah pulang ke masjid, di waktu hendak berbuka puasa, maka kawan sahabat yang shahid tadi  mendekat kepada Nabi SAW dan menceritakan perihal sahabat yang syahid tadi. Selama ia menceritakan, Nabi menjawab: ” Benar… benar…benar”. Akhirnya nabi SAW berkata: “Memang benar cerita sahabat kamu tadi dan sekarang ini dia sedang menunggu untuk berbuka puasa di syurga”.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: